Contoh Makalah Pengantar Manajemen dan Contoh Kasus
Kata Pengantar
Puji
dan syukur kami ucapkan kehadiran Tuhan YME karena atas berkat rahmat dan
karunia-Nya kami diberi kesehatan dan kesempatan dalam menyelesaikan makalah
ini.
Dibuatnya
makalah ini dimaksudkan selain sebagai tugas kelompok yang diembankan kepada kami, juga untuk
memberi pengetahuan dan pemahaman bagi para pembaca khususnya mahasiswa yang
membacanya agar mampu mengetahui manajemen suatu perusahaan. Sebagai penulis kami
menyadari makalah ini jauh dari kesempurnaan sehingga segala kritik dan saran
akan penulis terima dengan lapang dada.
Terakhir,
saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dalam
pembuatan makalah ini semoga bermanfaat bagi kita semua.
Bandung, 21 Mei 2018
Penulis
BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Manajemen adalah
proses untuk mencapai tujuan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan dan pengendalian. Oleh karena itu manajemen digunakan disemua
organisasi dalam rangka mencapai tujuannya, baik organisasi profit (perusahaan
/organisasi bisnis) maupun organisasi non-profit (pemerintahan, lembaga sosial,
organisasi kemasyarakatan); disemua sektor : perbankan, manufaktur,
pertambangan, perdagangan, kesehatan, pariwisata, dan lain-lain yang ukurannya kecil, menengah maupun besar.
Oleh karena sifatnya yang sangat universal, maka banyak orang merasa perlu
mempelajari manajemen.
Penerapan manajemen di setiap perusahaan
berbeda-beda. Sebelumnya, perusahaan itu sendiri adalah suatu satuan
ekonomi yang bertujuan menyelenggarakan
sebagian dari proses produksi masyarakat guna memperoleh laba atau penghasilan.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya terdapat berbagai persoalan yang sering
muncul dalam setiap perusahaan pada umumnya, yakni bagaimana perusahaan dapat
mengatur mengenai proses manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian,
pengimplementasian, dan pengontrolan, bagaimana memperoleh bahan baku dengan
mudah dan dengan biaya yang rendah, bagaimana perusahaan dapat melakukan
kegiatan proses produksi, bagaimana perusahaan dapat memasarkan hasil produksi
kepada konsumen sehingga perusahaan/toko dapat memperoleh penghasilan tertentu
dengan biaya seminimal mungkin.
Makalah ini
membahas tentang manajemen perusahaan LG di Indonesia. Dan bagaimana perusahaan
menjalankan kegiatan perusahaan serta struktur organisasi perusahaan akan
dibahas dalam makalah ini. Untuk mencapai tujuan organisasi.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana
sejarah terbentuknya perusahaan?
2. Bagaimana
penerapan unsur-unsur manajemen dalam perusahaan?
3. Bagaimana
struktur organisasi perusahaan?
1.3 Tujuan
1. Mengetahui
sejarah terbentuknya perusahaan.
2. Mengetahui
penerapan manajemen yang diberlakukan dalam perusahaan.
3. Mengetahui
struktur organisasi perusahaan.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Perusahaan
LG Electronics, Inc. didirikan pada
tahun 1985 sebagai pelopor di pasar elektronik di Korea. PT LG Electronics
Indonesia berdiri di Indonesia pada tahun 1990. PT. LG Electronics Indonesia
merupakan salah satu bagian dari LG Group yang didirikan di Korea pada tahun
1985. Perusahaan yang bergerak dibidang elektronik ini pada awalnya merupakan
kesepakatan antara Goldstar Korea dengan Astra Indonesia untuk membentuk
perusahaan elektronik di Indonesia, yang bernama PT. Goldstar Astra Indonesia.
Pada
awalnya PT LG Electronics Indonesia menggunakan merek Goldstar untuk pasar
domestik di Indonesia. Merek Goldstar ini kemudian dikenal dengan baik oleh
masyarakat Indonesia. Akan tetapi pada tahun 1996, PT. Goldstar Astra mengalami
perubahan nama menjadi PT LG Astra Electronics dan merek yang digunakan berubah
menjadi LG yang merupakan singkatan dari Lucky Goldstar.
Setelah berjalan selama dua tahun,
tepatnya pada tahun 1998 kepemilikan saham PT LG Astra Electronics mengalami
perubahan dengan dimilikinya seluruh saham Astra Indonesia oleh pihak LG Korea
dan menyebabkan perubahan nama menjadi PT LG Electronics Indonesia (LGEIN) yang
merupakan 100% perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA).
2.2 Penerapan
unsur-unsur manajemen dalam perusahaan
A. Planning
Perusahaan
LG dalam memproduksi produk-produk elektroniknya mempunyai perencanaan yaitu mengembangkan
teknologi yang inovatif dan proses efisien yang menciptakan pasar baru,
memperkaya hidup semua orang dan terus menjadikan LG sebagai pemimpin digital
yang terpercaya.
LG
Electronic Indonesia terus fokus untuk membidik pasar disegmen high-end dengan menggelontorkan produk-produk mewah
atau pada khususnya produk
homeappliances dengan desain mewah dan harga tinggi.
B. Organizing
Dalam
sebuah perusahaan pengorganisasian di maksudkan untuk merumuskan tugas pokok
dan fungsi yang terbagi dalam unit – unit bagian divisi atau departemen agar
meminamilisir terjadinya overlapping dalam setiap unit atau divisi. Dalam
Struktur Organisasi juga terdapat span of control (rentang pengendalian) para
pimpinan unit untuk memperjelas jumlah unit yang akan di bawahi
Pentingnya Struktur Organisasi juga untuk
mengatur hubungan yang baik antar unit maupun intern unit itu sendiri. itu
dimaksudkan agar memanfaatkan semua kemampuan ke suatu tujuan perusahaan sesuai
dengan visi misi perusahaan.selain itu akan mempermudah dalam pengintegrasian
fungsi fungsi dalam perusahaan agar efektif dan efisien.
Sebelum mengetahui struktur organisasi perusahaanya berikut
profile perusahaan LG elektronik yang berada di Indonesia
o
Profile perusahaan LG elektronik
Indonesia
Alamat
Perusahaan :One Pacific Place,
11th Floor Sudirman Central Business
District (SCBD), Jl. Jenderal Sudirman, Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190
Jumlah Karyawan : 4.500 Orang (2011)
Tahun Pendirian :15 Desember 1990
Jenis Perusahaan :Asing (perusahaan internasional)
Jumlah Pendapatan :20 Triliun IDR (2012)
Sektor Industri : Manufaktur-Kimia
Direktur :Kim Weon Dae
C. Actuating (Pengimplementasian)
Dalam melaksanakan kegiatannya, PT
LG Electronics Indonesia menetapkan kebijakan-kebijakan yang merupakan program
dan strategi yang sedang dijalankan yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.
Kebijakan Produk
PT. LG Electronics Indonesia
memproduksi berbagai produk teknologi. Produk-produk yang diproduksi pada
subdivisi IT Product antara lain :
• Monitor
• OSD
(Optical Storage Device)
Untuk produk monitor terdapat
bermacam-macam type yang dipasarkan. Tetapi keseluruhannya dibagi dalam 3
jenis, yaitu conventional, flatron, dan LCD. Untuk produk OSD juga terdapat
bermacam-macam tipe. Diantaranya adalah CD ROM, CD RW, DVD ROM, Combo, DVD RW
Int, DVD RW (SATA) dan DVD RW Eksternal.
2.
Kebijakan Harga
Perusahaan harus mempertimbangkan
beberapa faktor dalam menentukan harga karena harga mempunyai hubungan yang
erat dengan pendapatn perusahaan. Adapun beberapa faktor yang menjadi
pertimbangan dalam penentuan harga, antara lain :
1. Biaya (cost)
• Biaya
produksi
• Biaya
pemasaran
• Pajak
yang dikenakan
2. Keuntungan yang diharapkan oleh
perusahaan
3. Harga produk-produk saingan
PT. LG Electronics Indonesia tidak
menentukan harga jual ke konsumen akhir. Perusahaan menentukan harga jual yang
sama pada tiap Master Dealer dan Dealer dimana harga untuk end user ditentukan
sendiri oleh masing-masing Dealer.
3.
Kebijakan Distribusi
PT. LG Electronics Indonesia
mempunyai saluran distribusi yang dapat dikelompokkan menjadi Master Dealer dan
Dealer sehingga dapat digolongkan ke dalam saluran distribusi dua tingkat (two
level channel). Master Dealer PT. LG Electronics Indonesia untuk produk IT,
antara lain :
• Sempurna
Computer (Jakarta)
• Aldo
Computer (Jakarta)
•
Trisentosa (Jakarta)
• PT. Into
Sanho Technology (Medan)
Dealer PT. LG Electronics Indonesia
untuk produk IT, antara lain :
• Asiatech
• Expert Computer
• Bintang
Raya
• D Com
• HJ
4.
Kebijakan Promosi
Promosi yang dilakukan oleh PT. LG
Electronics Indonesia ditujukan selain pada Master Dealer dan Dealer-nya juga
ditujukan langsung ke end user. Promosi yang ditujukan ke Master Dealer atau
Dealer berupa discount tambahan dan point yang dapat dikumpulkan untuk
ditukarkan dengan berbagai macam barang hadiah seperti sepeda motor, TV dan
sebagainya. Sedangkan promosi yang ditujukan untuk end user biasanya berupa
voucher belanja Carefour. Promosi yang dilakukan selain berguna untuk memikat
ataupun mendorong Master Dealer maupun Dealer untuk lebih banyak lagi menjual
produk-produk perusahaan hingga sampai end user, juga berguna untuk
meningkatkan hubungan baik dengan para Master Dealer maupun Dealer.
Beberapa strategi yang dapat
diterapkan di dalam perusahaan adalah sebagai berikut:
1.
Strategi penetrasi pasar
Strategi penetrasi pasar berusaha
meningkatkan pangsa pasar untuk produk saat ini melalui upaya pemasaran yang
lebih besar. Misalnya dengan meningkatkan jumlah tenaga penjual, meningkatkan
promosi penjualan dengan cara memberi potongan yang lebih besar atau memberi
reward yang lebih untuk angka penjualan tertentu atau meningkatkan usaha
publisitas dengan cara promosi yang lebih luas lagi. Karena dapat dilihat dari
peluang yang ada dimana pasar saat ini tidak jenuh dengan produk yang ada
bahkan pasar mulai membutuhkan produk-produk perusahaan. Selain itu tingkat
penggunaan produk-produk perusahaan saat ini dapat meningkat secara signifikan
yang disebabkan oleh kemajuan teknologi yang ada.
2.
Strategi pengembangan produk
Strategi pengembangan produk adalah
strategi yang mencari peningkatan penjualan dengan cara memperbaiki atau
memodifikasi produk saat ini maupun menghasilkan produk baru. Dilihat dari
ancaman perusahaan
yaitu banyaknya pendatang baru
dibidang yang sama, maka perusahaan harus mulai mencoba menghasilkan produk
baru yang dapat lebih menarik perhatian konsumen selain memodifikasi produk
yang ada sehingga variasi produk perusahaan menjadi lebih banyak lagi. Misalnya
dengan mulai memproduksi produk-produk IT lainnya seperti USB, Bluetooth, Card
Reades dan sebagainya.
o
Controlling
Dalam
proses pengendalian (controlling) yang diterapkan dalam PT LG Elektronik
diterapkan langkah-langkah sebagai berikut ini :
o
Menentukan standar-standar yang akan
digunakan menjadi dasar pengendalian.
o
Mengukur pelaksanaan atau hasil yang
telah dicapai.
o
Membandingkan pelaksanaan atau hasil
dengan standar dan menentukan penyimpangan bila ada.
o
Melakukan tindakan perbaikan, jika
terdapat penyimpangan agar pelaksanaan dan tujuan sesuai dengan rencana.
Kontrol
Proses Manajemen
o
Pemrograman (Programming)
Dalam
tahap ini perusahaan LG menentukan program-program yang akan dilaksanakan dan
memperkirakan sumber daya yang akan alokasikan untuk setiap program yang telah
ditentukan.
o
Penganggaran (Budgeting)
Pada
tahap penganggaran ini program direncanakan secara terinci, dinyatakan dalam
satu moneter untuk suatu periode tertentu, biasanya satu tahun. Anggaran ini
berdasarkan pada kumpulan anggaran-anggaran dari pusat pertanggungjawaban.
o
Operasi dan Akuntansi (Operating and
Accounting)
Pada
tahap ini dilaksanakan pencatatan mengenai berbagai sumber daya yang digunakan
dan penerimaan-penerimaan yang dihasilkan. Catatan dan biaya-biaya tersebut
digolongkan sesuai dengan program yang telah ditetapkan dan pusat-pusat
tanggungjawabnya. Penggolongan yang sesuai program dipakai sebagai dasar untuk
pemrograman di masa yang akan datang, sedangkan penggolongan yang sesuai dengan
pusat tanggung jawab digunakan untuk mengukur kinerja para manajer.
o
Laporan dan Analisis (Reporting and
Analysis)
Tahap
ini paling penting karena menutup suatu siklus dari proses pengendalian
manajemen agar data untuk proses pertanggungjawaban akuntansi dapat
dikumpulkan.
BAB III
3.1 Kesimpulan
PT. LG Elektronik memilki tujuan yaitu
untuk mengembangkan teknologi yang inovatif dan efisien dan menjadikan LG
sebagai pemimpin digital yang terpercaya. Perusahaan LG juga memilkiki beberapa
perencanaan strategi yaitu: kebijakan produk, kebijakan harga, kebijakan
distribusi dan kebijakan promosi.
DAFTAR PUSTAKA
GriffiN.
Ricky W. & Ronald J. Elbert. (2002). Bisnis. Jakarta: Erlangga
Scribd.2013.online.Tersedia
http://www.scribd.com/doc/114204116/PT-LG-ELECTRONICS-INDONESIA-SEBAGAI-SUATU-SISTEM
Komentar
Posting Komentar